{"id":1665,"date":"2024-11-14T06:42:56","date_gmt":"2024-11-14T06:42:56","guid":{"rendered":"https:\/\/amanimanimun.com\/?p=1665"},"modified":"2024-11-14T06:42:56","modified_gmt":"2024-11-14T06:42:56","slug":"strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/","title":{"rendered":"Strategi Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, M.Si dalam Membangun Moderasi Beragama di Lingkungan Sekolah"},"content":{"rendered":"<p><strong>AmanImanImun.com<\/strong> &#8211; <span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah perkembangan era modern, penguatan moderasi beragama menjadi sebuah keharusan untuk menciptakan masyarakat yang damai dan harmonis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Isu intoleransi dan radikalisme yang kian marak mengancam stabilitas sosial dan kebhinekaan yang telah lama menjadi kekuatan bangsa Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam konteks ini, sekolah memiliki peran penting dan strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada generasi muda. Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga bisa menjadi pusat penguatan moderasi beragama yang berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang diungkapkan oleh\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, S.Ag., M.Si<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">seorang pakar yang aktif mengampanyekan moderasi beragama, pendidikan formal di sekolah dapat menjadi benteng utama dalam menjaga keseimbangan beragama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurutnya, &#8220;Dengan memperkuat moderasi beragama di lingkungan pendidikan, kita menanamkan prinsip-prinsip toleransi, saling menghormati, dan cinta damai sejak dini kepada para siswa.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel ini akan membahas peran penting sekolah sebagai pusat penguatan moderasi beragama, bagaimana pendidikan di sekolah dapat memainkan peran tersebut, serta tantangan dan strategi yang perlu diterapkan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengapa Moderasi Beragama Perlu Ditanamkan di Sekolah?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moderasi beragama adalah pendekatan beragama yang menghindari sikap ekstrem, baik dalam bentuk fanatisme berlebihan maupun sikap yang cenderung menolak agama. Dengan moderasi beragama, individu diajak untuk menjalani kehidupan beragama secara seimbang dan menghormati perbedaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki potensi besar untuk mengajarkan nilai-nilai ini sejak dini. Pendidikan di sekolah tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter siswa agar tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan toleransi terhadap perbedaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dr. Ali Mochtar Ngabalin menegaskan, \u201cAnak-anak yang belajar di sekolah seharusnya diperkenalkan dengan prinsip hidup damai, menghargai keberagaman, dan menghormati pandangan orang lain sejak dini. Dengan begitu, kita dapat mempersiapkan generasi yang siap menghadapi perbedaan tanpa konflik.&#8221;<\/span><\/p>\n<h2><b>Sekolah sebagai Pusat Penguatan Moderasi Beragama<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian generasi muda melalui pendidikan karakter dan nilai. Di sini, penguatan moderasi beragama harus dimulai dari lingkungan sekolah, melalui pendekatan-pendekatan berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Inklusi dalam Kurikulum<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Sekolah dapat memasukkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kurikulum, baik secara eksplisit maupun implisit. Mata pelajaran seperti Pendidikan Agama dan Pancasila, misalnya, dapat digunakan untuk mengajarkan tentang pentingnya hidup rukun dalam perbedaan. Nilai-nilai seperti toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, dan persatuan harus menjadi bagian dari materi pembelajaran. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan adanya kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi, siswa akan belajar bahwa perbedaan agama, budaya, dan keyakinan adalah bagian yang harus diterima dalam kehidupan bersama.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pelatihan Guru sebagai Agen Moderasi<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Guru memiliki peran sentral dalam mendidik dan membentuk karakter siswa. Oleh karena itu, pelatihan untuk para guru dalam memahami dan mengajarkan moderasi beragama sangat penting. Guru perlu diberikan pengetahuan dan keterampilan untuk menyampaikan materi pelajaran secara netral dan inklusif serta mampu mengatasi perbedaan di kelas.<\/span>\u201cGuru adalah sosok yang sangat berpengaruh dalam kehidupan siswa. Jika mereka dapat menjadi teladan yang moderat dalam berpikir dan bertindak, maka siswa pun akan lebih mudah menyerap nilai-nilai tersebut,\u201d ungkap Dr. Ngabalin.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pembentukan Ekstrakurikuler yang Mendukung Moderasi<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Ekstrakurikuler yang berfokus pada kegiatan sosial, budaya, dan kerukunan dapat menjadi sarana bagi siswa untuk belajar tentang perbedaan dalam suasana yang positif. Kegiatan seperti diskusi lintas agama, bakti sosial, dan lomba budaya bisa memperkuat pemahaman siswa terhadap moderasi beragama secara praktis.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui ekstrakurikuler ini, siswa dari latar belakang yang berbeda dapat berinteraksi, belajar satu sama lain, dan memahami bahwa kerjasama dalam keberagaman adalah kekuatan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Penerapan Peraturan yang Adil dan Inklusif<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Sekolah dapat menetapkan peraturan yang mengedepankan keadilan dan inklusi bagi seluruh siswa, tanpa membedakan latar belakang agama atau budaya mereka. Semua siswa sebaiknya diberikan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang. Dengan cara ini, siswa belajar bahwa sikap saling menghormati adalah bagian dari budaya sekolah yang penting.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Lingkungan Sekolah yang Kondusif<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Sekolah perlu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi keberagaman. Fasilitas seperti ruang ibadah yang inklusif, ruang diskusi yang netral, dan kegiatan peringatan hari besar agama secara bersama-sama dapat membangun pemahaman siswa tentang pentingnya kerukunan. Lingkungan yang kondusif ini akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada siswa, sehingga mereka dapat berinteraksi tanpa rasa takut atau cemas akan diskriminasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Tantangan dan Solusi dalam Penguatan Moderasi Beragama di Sekolah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengimplementasikan moderasi beragama di sekolah bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa tantangan yang mungkin dihadapi, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tantangan Ekstremisme<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh ekstremisme dan radikalisme dari luar lingkungan sekolah dapat menjadi hambatan. Beberapa siswa mungkin mendapat pengaruh dari luar sekolah yang bertentangan dengan nilai-nilai moderasi. Untuk mengatasi hal ini, sekolah perlu memperkuat kerjasama dengan orang tua dan masyarakat sekitar agar pengaruh negatif dari luar dapat ditekan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kurangnya Pemahaman Guru tentang Moderasi Beragama<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak semua guru memiliki pemahaman yang cukup tentang konsep moderasi beragama. Pelatihan dan workshop yang intensif bagi para guru menjadi solusi penting untuk memperlengkapi mereka dalam mendidik siswa dengan nilai-nilai moderat. Dr. Ali Mochtar Ngabalin menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi guru agar mereka siap menghadapi isu-isu keberagaman di kelas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Minimnya Dukungan dari Orang Tua<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Kadang kala, orang tua tidak memiliki pemahaman yang sama dengan pihak sekolah dalam hal moderasi beragama. Edukasi kepada orang tua melalui seminar atau penyuluhan bisa menjadi solusi untuk menumbuhkan dukungan keluarga terhadap penguatan moderasi beragama di sekolah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sikap Siswa yang Kurang Terbuka<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa siswa mungkin sulit menerima perbedaan karena latar belakang keluarga atau komunitas mereka. Di sini, pendekatan yang dilakukan harus lembut namun konsisten, misalnya melalui kegiatan lintas budaya atau program pertukaran pelajar, di mana siswa dapat lebih terbuka terhadap keberagaman.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Peran Penting Dr. Ali Mochtar Ngabalin dalam Mendukung Moderasi Beragama<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai tokoh yang aktif dalam kampanye moderasi beragama, Dr. Ali Mochtar Ngabalin memiliki pandangan yang kuat tentang pentingnya pendidikan sebagai fondasi moderasi beragama. Menurut Dr. Ngabalin, upaya moderasi beragama tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi harus dimulai dari pendidikan dasar. \u201cSekolah adalah tempat paling efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebhinekaan. Dengan pendidikan yang moderat, kita tidak hanya mendidik siswa, tetapi juga membangun masa depan bangsa yang lebih harmonis,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pandangan Dr. Ngabalin ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan seluruh komponen bangsa dalam menciptakan masyarakat yang toleran dan damai. Ia juga sering mengingatkan bahwa moderasi beragama tidak hanya terkait agama tertentu, tetapi melibatkan seluruh warga negara yang hidup berdampingan di dalam kemajemukan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Masa Depan Indonesia di Tangan Generasi yang Moderat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menjadikan sekolah sebagai pusat penguatan moderasi beragama, kita tidak hanya mendidik generasi muda untuk cerdas, tetapi juga berkarakter dan berjiwa besar dalam menghadapi perbedaan. Moderasi beragama di sekolah akan membekali generasi muda dengan sikap toleransi, menghormati keragaman, dan cinta damai\u2014nilai-nilai yang sangat penting bagi keberlangsungan bangsa Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika program penguatan moderasi beragama di sekolah diterapkan secara berkelanjutan, maka di masa depan kita akan melihat generasi muda yang siap menjaga kedamaian dan kerukunan dalam masyarakat. Seperti yang dikatakan oleh Dr. Ali Mochtar Ngabalin, \u201cModerasi beragama bukan sekadar konsep, melainkan sebuah kebutuhan untuk masa depan bangsa.\u201d Dengan dukungan dari seluruh pihak, harapan akan Indonesia yang harmonis bukanlah mimpi, melainkan sebuah keniscayaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis : Geralda Talitha<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/07\/pentingnya-pendidikan-moderasi-beragama-untuk-generasi-indonesia-emas-yang-toleran-dan-bersatu\/\">Pentingnya Pendidikan Moderasi Beragama untuk Generasi Indonesia Emas yang Toleran dan Bersatu<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AmanImanImun.com &#8211; Di tengah perkembangan era modern, penguatan moderasi beragama menjadi sebuah keharusan untuk menciptakan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1609,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"content-type":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[303,334,322],"class_list":["post-1665","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-home","tag-moderasi-beragama","tag-pendidikan","tag-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Strategi Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, M.Si dalam Membangun Moderasi Beragama di Lingkungan Sekolah - amanimanimun.com<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Moderasi beragama di sekolah akan membekali generasi muda dengan sikap toleransi hingga menghormati keragaman\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Strategi Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, M.Si dalam Membangun Moderasi Beragama di Lingkungan Sekolah - amanimanimun.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Moderasi beragama di sekolah akan membekali generasi muda dengan sikap toleransi hingga menghormati keragaman\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"amanimanimun.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-14T06:42:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/amanimanimun.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-17-141242.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1027\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"596\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Geralda talitha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Geralda talitha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/\",\"url\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/\",\"name\":\"Strategi Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, M.Si dalam Membangun Moderasi Beragama di Lingkungan Sekolah - amanimanimun.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-17-141242.png\",\"datePublished\":\"2024-11-14T06:42:56+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-14T06:42:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/#\/schema\/person\/bd1959ee10564f774c57a3dd9a09ec90\"},\"description\":\"Moderasi beragama di sekolah akan membekali generasi muda dengan sikap toleransi hingga menghormati keragaman\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-17-141242.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-17-141242.png\",\"width\":1027,\"height\":596,\"caption\":\"Dr. Ali Mochtar Ngabalin\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Strategi Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, M.Si dalam Membangun Moderasi Beragama di Lingkungan Sekolah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/\",\"name\":\"amanimanimun.com\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/#\/schema\/person\/bd1959ee10564f774c57a3dd9a09ec90\",\"name\":\"Geralda talitha\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d7201a2ce82c1a028694ca7d42a77ea31a9e6c8fb52633c4eb1ab7c2f4f69ca7?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d7201a2ce82c1a028694ca7d42a77ea31a9e6c8fb52633c4eb1ab7c2f4f69ca7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Geralda talitha\"},\"url\":\"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/author\/geraldatalitha\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Strategi Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, M.Si dalam Membangun Moderasi Beragama di Lingkungan Sekolah - amanimanimun.com","description":"Moderasi beragama di sekolah akan membekali generasi muda dengan sikap toleransi hingga menghormati keragaman","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Strategi Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, M.Si dalam Membangun Moderasi Beragama di Lingkungan Sekolah - amanimanimun.com","og_description":"Moderasi beragama di sekolah akan membekali generasi muda dengan sikap toleransi hingga menghormati keragaman","og_url":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/","og_site_name":"amanimanimun.com","article_published_time":"2024-11-14T06:42:56+00:00","og_image":[{"width":1027,"height":596,"url":"https:\/\/amanimanimun.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-17-141242.png","type":"image\/png"}],"author":"Geralda talitha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Geralda talitha","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/","url":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/","name":"Strategi Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, M.Si dalam Membangun Moderasi Beragama di Lingkungan Sekolah - amanimanimun.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/amanimanimun.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/amanimanimun.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-17-141242.png","datePublished":"2024-11-14T06:42:56+00:00","dateModified":"2024-11-14T06:42:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/amanimanimun.com\/#\/schema\/person\/bd1959ee10564f774c57a3dd9a09ec90"},"description":"Moderasi beragama di sekolah akan membekali generasi muda dengan sikap toleransi hingga menghormati keragaman","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/#primaryimage","url":"https:\/\/amanimanimun.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-17-141242.png","contentUrl":"https:\/\/amanimanimun.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-17-141242.png","width":1027,"height":596,"caption":"Dr. Ali Mochtar Ngabalin"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/2024\/11\/14\/strategi-prof-dr-ali-mochtar-ngabalin-m-si-dalam-membangun-moderasi-beragama-di-lingkungan-sekolah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/amanimanimun.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Strategi Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, M.Si dalam Membangun Moderasi Beragama di Lingkungan Sekolah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/amanimanimun.com\/#website","url":"https:\/\/amanimanimun.com\/","name":"amanimanimun.com","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/amanimanimun.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/amanimanimun.com\/#\/schema\/person\/bd1959ee10564f774c57a3dd9a09ec90","name":"Geralda talitha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/amanimanimun.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d7201a2ce82c1a028694ca7d42a77ea31a9e6c8fb52633c4eb1ab7c2f4f69ca7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d7201a2ce82c1a028694ca7d42a77ea31a9e6c8fb52633c4eb1ab7c2f4f69ca7?s=96&d=mm&r=g","caption":"Geralda talitha"},"url":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/author\/geraldatalitha\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1665","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1665"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1665\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1666,"href":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1665\/revisions\/1666"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1609"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1665"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1665"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/amanimanimun.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1665"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}