Jombang

Satgas COVID-19 Jombang memberlakukan aturan jam malam mulai 22 Juni-24 Juli 2021. Prokes diperketat di tiga kecamatan yang menjadi zona merah COVID-19.

Jumlah warga Jombang yang terinfeksi COVID-19 bertambah 10 orang hanya dalam sehari. Yakni dari 4.961 jiwa pada Senin (21/6) menjadi 4.971 jiwa pada Selasa (22/6). Terdiri dari 125 kasus aktif, 4.313 pasien sembuh dan 533 pasien meninggal dunia.

Tingkat kematian (fatality rate) pasien COVID-19 di Kota Santri tergolong tinggi. Yaitu mencapai 10,72 persen. Artinya, dari 100 orang yang terinfeksi virus Corona, 10 di antaranya meninggal dunia. Sedangkan tingkat kesembuhan (recovery rate) pasien 86,76 persen.

“Saat ini COVID-19 di Jombang naik. Ada tiga kecamatan zona merah. Yaitu Kecamatan Jombang, Diwek dan Gudo,” kata Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho kepada detikcom, Rabu (23/6/2021).

Kasus aktif atau pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan di 3 kecamatan tersebut tergolong tinggi. Saat ini, terdapat 16 kasus aktif di Kecamatan Jombang. Sedangkan di Kecamatan Diwek dan Gudo masing-masing 11 dan 16 kasus aktif.

Oleh sebab itu, lanjut Agung, pihaknya memberi perhatian khusus terhadap tiga kecamatan zona merah. Testing, tracing dan treatment (3T), serta prokes 5M ditingkatkan hingga level rukun tetangga (RT) melalui PPKM Mikro. Pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi dengan memasang spanduk imbauan di zona merah.

“Supaya masyarakat tahu kalau zona merah sehingga prokesnya diperketat,” terangnya.

Tidak hanya itu, kata Agung, Satgas COVID-19 Kabupaten Jombang juga memberlakukan aturan jam malam sampai 24 Juli nanti. Jam malam diatur dalam surat edaran (SE) Bupati Jombang nomor 100/528/415.40/2021, tentang Pengendalian Kegiatan Masyarakat Dalam Pencegahan COVID-19 di Kabupaten Jombang.

Jam malam berlaku untuk para pelaku usaha dan perkantoran. Pengelola pusat perbelanjaan, toko modern, warung, rumah makan, kafe, restoran dan objek wisata wajib tutup pukul 21.00 WIB.

“Sesuai SE Bupati ke para kades untuk pemberlakuan jam malam, pembatasan terhadap kafe dan tempat-tempat keramaian diberlakukan lagi,” pungkasnya.

(sun/bdh)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments