Banyuwangi

Direktur Regestrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, Brigjen Yusuf memantau Pos Pengamanan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Pemantauan ini seiring libur panjang akhir pekan Imlek bersamaan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Selain mengunjungi Pos Pengamanan di kawasan pelabuhan, beberapa lokasi juga dipantau oleh mantan Kapolres Banyuwangi ini.

“Kunjungan ini menindaklanjuti dari Korlantas dalam rangka melakukan kegiatan pemantauan wilayah Jawa Timur. Ada kebijakan pemerintah masalah PPKM Mikro. Kita dari kepolisian, khususnya Korlantas Mabes Polri melaksanakan pemantauan di wilayah, khususnya di Pulau Jawa, salah satunya kami ditugaskan di Jawa Timur, tepatnya di pelabuhan Ketapang,” kata Brigjen Yusuf kepada wartawan, Jumat (12/2/2021).

Brigjen Yusuf juga melihat langsung kegiatan petugas Pos Pengamanan Pelabuhan, yaitu melakukan rapid test antigen secara acak kepada penumpang dari Bali yang baru turun dari kapal Ferry untuk menuju ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

“Kita mengecek terhadap kegiatan hari ini, jadi setiap penumpang yang baru turun di Bali kita laksanakan rapid test antigen seperti yang kita lihat. Dan antisipasi juga tempat lain yang dianggap menimbulkan suatu penambahan terhadap COVID-19,” ujarnya.

“Pemantauan kami selama ini berjalan sangat lancar, dan wilayah Jawa Timur termasuk daerah yang dianggap berhasil dalam pengendalian COVID-19,” tambahnya.

Selain memantau kegiatan petugas di Pos Pengamanan Pelabuhan Ketapang, perwira Akpol lulusan tahun 1993 tersebut juga mengecek arus lalu lintas maupun penumpang dari Bali menuju Jawa.

Sebelum meninggalkan pelabuhan, Yusuf juga memberikan alat kesehatan berupa swab antigen, masker dan APD untuk menunjang kegiatan petugas yang bertugas di Pos Pengamanan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin mengatakan, pelaksanaan pengamanan arus libur perayaan tahun baru Imlek difokuskan di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi. Ini dilakukan mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan. Selain itu, kegiatan yang di lakukan di pos Pantau juga untuk mengurangi resiko penularan COVID-19 dari Jawa maupun ke Bali.

“Kita wajibkan ada rapid test untuk masyarakat yang dari dan ke Bali. Kita juga lakukan swab dan rapid test acak bagi masyarakat yang dari Bali ke Jawa,” pungkasnya.

(fat/fat)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments